
- Pendidikan umum: Pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan untuk persiapan lanjut ke jenjang lebih tinggi (contoh: SD, SMP, SMA).
- Pendidikan kejuruan: Pendidikan menengah yang menyiapkan peserta didik khusus untuk bekerja pada bidang keterampilan tertentu (contoh: SMK).
- Pendidikan akademik: Pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan.
- Pendidikan vokasi: Pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan keahlian dan keterampilan terapan siap kerja.
- Pendidikan profesi: Pendidikan tinggi setelah program sarjana yang memberi keahlian khusus bersertifikat (contoh: pendidikan profesi guru atau dokter).
- Pendidikan keagamaan: Pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang memiliki kekhususan ajaran agama (contoh: Madrasah atau Pesantren).
- Pendidikan khusus: Penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki kelainan atau kecerdasan istimewa (SLB).
- Pendidikan kedinasan: Pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen.
- Formal: Pendidikan terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan anak usia dini, dasar, menengah, dan tinggi.
- Nonformal: Jalur di luar formal yang terstruktur seperti kursus, lembaga pelatihan, dan kelompok belajar paket A/B/C.
- Informal: Jalur pendidikan mandiri yang berasal dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Sumber : google.com


